Showing posts with label Matic tune up. Show all posts
Showing posts with label Matic tune up. Show all posts
Salam hangat bagi pecinta modifikasi mesin di tanah air. Yap saat sudah dijaman era yang modern dengan mesin ber kapasitas cc besar tentunya menjadi tidak asing lagi dijaman yang modern ini. Tentunya dalam riset kali ini akan memodifikasi mesin ber cc kecil menjadi pesaing di cc besar yang akan mengguncang motor bercc besar sport lainnya hehe. Dengan cara bore up tentunya tapi aman buat harian lur.

Yap motor asal pabrikan YAMAHA yaitu X-RIDE. Motor bertransmisi automatic dengan cc yang hanya mencapai 115cc tepatnya 113,7cc ini kita upgrade menjadi 150cc tentunya lur. Dengan spesifikasi yang dari standarnya yang hanya mengandalkan piston dengan diameter x langkah 50 x 57,9mm ini mempunyai tenaga yang dihasilkan sebesar  7dk ini.

Upgrade harian x-ride 150cc
X-Ride 150cc
Diawali mengoperasi cylinder block yang dari bawaan standar pabriknya kita lengserkan dan dijejali dengan piston milik honda sonic dengan diameter 58mm lebih besar tentunya, namanya juga bore up lur upgrade mesin lebih menggila hehe. Kapasitas yang didapat bisa mencapai 152cc wauw ini baru motor matic tenaga kuda saingan motor kelas 150cc hehe.

Taluput juga dalam masalah bore up seperti ini hal yang terpenting adalah dimana bagian kepala silinder yang juga harus kita upgrade juga tentunya lur, dengan metode porting dan polish pada saluran in dan ex-nya. Taluput juga chamsaft ataupun noken as juga kita ganti dengan durasi yang lebih tinggi dari aslinya yang mempunyai durasi noken 265⁰ untuk in dan ex-nya    lur, agar putaran atas lebih menggila dan  kita mencari tenaga nafas panjang saat digeber di putaran rpm tinggi ini.
Upgrade harian x-ride 150cc

Dengan demikian yang dari standarnya dengan tenaga 7dk ini bisa tembus di angka11,30dk. 11dk saat mesin dikisaran 7,500rpm. Serta dengan tenaga torsi yang didapat mencapai 11,18nm pada putaran 6,600rpm. Yah lumayanlah lur daripada standarnya kan hehe.

Disektor percampuran bahan bakar dengan udara taluput juga diupgrade dengan menggunakan Injector vixion 1PA dan Throttle body milik Xeon RC 26mm. Karena dengan kapasitas silinder yang sudah besar dan pastinya membutuhkan asupan bahan bakar yang lebih besar daripada standarnya. Pemasangan throttle body juga tinggal plug and play, dikarenakan semua soket yang sama. Dengan hanya penyesuaian join throttle body yang ke filter udaranya saja agak diperbesar.
Dan dibagian cvt pada X-RIDE ini kita menggunakan roller yang kita perberat dikarenakan menghajar putaran menengah atas yang dari standar biasanya dipakai 9gram menjadi 10gram. Jadi saat digeber jauh mengejar rpm putaran atas akan menjadikan mesin menggila pada nafas yang panjang tentunya lur. Taluput saat pengetesan dijalan, saat dites dengan trek lurus mesin ini mampu menembus hingga putaran menengah atas menghajar pada km135/jam untuk motor matic ini sudah sangat menakjubkan bukan lur wauww.

Tetap Sehat, Selalu Semangat dalam berkarya

ROSSY MOTOR

JL.Lawu km1, Karanganyar-Solo-Jawa Tengah


Oke lur tetap semangat dalam hal riset modifikasi mesin, dan kali ini tidak kehabisan akal motor baru matic moge yang dikenal sebagai motor matic gede hehe iya bodynya gede tapi mesin juga harus membuat power yang lebih besar pula daripada bodynya aja kan gaimbang. Motor asal pabrikan Yamaha NMAX 150cc ini yang mengandalkan mesin kapasitas 150cc yang hanya nimbus torsi nya di angka 25,7nm di 2,241rpm ini dengan power di angka 15dk di 3,451rpm pasti kurang puas bagi sang ridernya lur untuk diajak touring dan kebut-kebutan dijalan hehe yang pasti harus tertib lalulintas.

Dalam riset kali ini untuk bagian crankcase dioperasi , dengan kata lain kita akan mengubah langkah stroke motor ini lur, yang dari standarnya mempunyailangkah 58,7mm akan dirubah menjadi 62,7mm dengan metode geser big end sejauh 2mm berarti total stroke menjadi 4mm lur wauww. Disini kita menginginkan tenaga power yang masksimal tentunya untuk mendorong motor besar ini dan stang seher dipakai punya shogun 110 karna dilangsir lebih pendek 0,5mm jadi tidak perlu memakai paking tebal lur untuk kamuflasenya.
Bore up harian nmax 190cc
riset nmax 190cc Rossy Motor

Porting polish pada silinder head yang untuk in diporting 0,8mm dan untuk exnya hanya perlu 0,2mm. untuk noken as dan klep masih menggunakan standar yang masih mampu untuk dipakai harian ini lur, dengan settingan memajukan hitungan dari standarnya untuk in dan ex dimajukan 1⁰ ini. Dengan demikian sudah mampu untuk membuat torsi naik dari standarnya menjadi 32,33nm di 2,192 rpm dengan kombinasi power yang dihasilkan menjadi 14,5dk di 3,825rpm lur. mantabb

Bore up harian nmax 190cc
Dan untuk bagian silinder block pun taluput dioperasi juga. Ubahan dari isi silinder pun ikut dibongkar, dengan pelengseran silinder blok yang standarnya hanya 58mm diganti dengan piston berdiameter 62mm untuk mampu memberikan topspeed yang maksimal diputaran atas ini lur, pemilihan piston TDR 62mm dengan bentuk flat dan pendek ini menjadi andalan untuk membawa motor besar ini hehe yang disetting kompresinya di angka 10,6:1 untuk menenggak bahan bakar pertamax pastinya. Saat penghitungan kapasitas silinder membengkak menjadi 189,1 yang dibulatkan menjadi 190cc ini wuzzz.

Juga penyetingan ulang CO menjadi +10 hingga +15 agar tidak kekurangan asupan bahn bakar yang akan masuk keruang bakar dan juga membuat mesin tidak cepat panas pula tentunya. Injector juga dirubah settingannya lur di atasi oleh sang mekanik ahli bengkel ROSSY MOTOR ini. Menggunakan piggy back speedspark yang melengserkan bawaan. Juga peran penting di cvt, rumah roller masih mengunsung bawaan standar hanya saja roller dirubah memakai milik tdr berbobot 11gr denga per sentrifugal 1500rpm ini lur. Hasil yang tidak mengecewakan saat test riset di aspal trek lurus, power yang dihasilkan melonjak 3nm yang membuat sang rider serasa membawa motor sport tapi mesin automatic hehe.

Tetap Sehat, Selalu Semangat dalam berkarya

ROSSY MOTOR
JL.Lawu km1, Karanganyar-Solo-Jawa Tengah

Tune up mio, 200cc. Yap dalam risdet kali ini pastinya selalu sehat tetap semangat dalam hal berimajinasi meriset messin yang akan menjadi ajang hal dalam dunia otomotif hehe, siapa yang tidak mengenal motor kali ini YAMAHA mio , yap motor pabrikan YAMAHA yang memang sangat mudah untuk menjadikan motor ini menjadi bercc besar bahkan mampu ikut dalam ajang dunia balap.

Langsung saja dimulai dari crankcase yang menjadi incaran motor kali ini. Mio motor yang bercc hanya bercc kecil akan diubah yang dari standarnya 113cc menjadi 200cc wahh !!bukan hal yang langka lagi bukan tapi perlu juga diperhatikan dalam kekauratan pengukuran dalam setiap settingan dalam mem bore up mio 200cc ini. Untuk dalam crankcase big end mio ini yang langkah stroke standarnya hanya 57,9mm akan dirubah menjadi 63,9mm. yap dengan menggeser big end  ini sudah cukup untuk mendapatakan tenaga dan torsi besar diputaran bawah menengah, yang terpenting adalah tidak usah dengan langkah stroke yang terlalu panjang buat mendapatkan torsi dan tenaga yang benar-benar besar, cukup dengan keakuratan sang tukang bubut dalam hal big end ini dan juga balancing ini sangat mempengaruhi besar dalam torsi dan tenaga dalam mesin.

tune up mio 200cc rangka standar
tune up mio 200cc rangka std
Kita buat mesin besar tapi bisa dipakai harian bukan hanya untuk ajang lintas trek penndek saja lur, yah maklum yang punya sering pergi-pergi naik motor ini hehe, untuk bore up mio 200cc ini perlu adanya penggantian piston pastinya sangat pentinglah untuk mensuplai bahan bakar yang akan masuk keruang bakar.

Dengan melengserkan piston dari bawaan pabrik , diganti dengan piston berdiameter 63,5mm punyanya tiger juga harus dengan linernya yalur hehe, dihitung menggunakan rumus 3,14 x d x d x ls : 4 ,  ketemulah dengan hasil 202cc dibulatkan menjadi 200cc ini lur.
D=diameter piston , ls= langkah stroke

Dengan hasil sekian kita perlu juga mengatur kompresi agar tidak terlalu besar yanag memyebabkan umur mesin menjadi lebih pendek lur, karna kompresi yang terlalu berlebihan tidak baik untuk harian kecuali sekali pakai trek lurus lah hehe. Maupun terlalu rendah juga tidak baik yang menyebabkan malah motor gada larinya , hmm susah , perhitungan kompresi yang akurat dilakukan oleh sang ahli mekanik dari bengkel kami ini sendiri ROSSY MOTOR hehe, angka dipatok pada kompresi 10,5:1 yap tidk usah terlalu tinggi karna bila ada pertamax plus selalu sih tidak apa-apa , kan juga terlalu tinggi usia komponen pad mesin menurun.
bongkar kruk as

Dengan bagian kop klep diganti milik Toyota carry dengan in 34mm dan ex 28,5mm dengan back cut klep pastinya, dan penyesuaian batang klep saat akan dimasukkan ke cylinder kop milik mio ini. Juga prting polish pada lubang in ex dan dataran klep  sangat diperlukan agar asupan bahan bakar saat masuk melalui lubang in sangat deras dan lega. Dengan mempengaruhi rpm saat diputaran tinggi hingga 9,000pm.


Untuk durasi kem atau klep dari tune up mio  ini in dan ex dibentang hingga 287°. Dengan klep in membuka saat 42° sebelum TMA dan menutup saat setelah TMB di 65°. Dengan durasi ex nya membuka di angka 65° sebelum TMB dan menutup di angka 42° setelah TMA. Dengang lift yang tinggi  dibikin membuka pada angka 9,2mm, wauwww matab lur. Supaya klep nggak mentok piston overlap-nya dibuat dengan tidak terlalu tinggi dengan merancang LSA 107° tutur sang mekanik “Ahmad” dari bengkel ROSSY MOTOR ini yang berada di jl.lawu Karanganyar-Matesih km1.

tune up mio 200cc rangka standar
mekanik ROSSY MOTOR
Percampuran udara dan bahan bakar pun disuplain karburator PE 28mm dengan settingan mekanik dari sang bengkel ROSSY MOTOR ini, untuk mengoptimalkan tenaga dari puteran mesin yang dimuntahkan lebih maksimal pir cvtnya bisa mengandalkan keluaran TDR racing yang 1,000rpm, dengan pir kampas sentrifugal 1,000rpm, roller diadopsi dari Kawahara dengan persilangan roller 7gram dan 8gram

tune up mio 200cc rangka standar
mio 200cc Rossy Motor

Dengan perbandingan gigi ratio yang dari standarnya 13/42 mata dibikin lebih berat, yakni 14/41 mata yang membuat power dan torsi yang meningkat drastic saat digeber , juga mengandalkan nafas yang terus mengisi dan menghasilkan top speed lebih kencang lur hehe.

Untuk gas buang knalpot bisa menggunakan andy speed yang terpenting didesain ulang lubang buang knalpot dengan saat stasioner mesin suara slow saat digeber jangan Tanya lagi haha langsung terbuang semua tanpa ada penyumbat hehe, untuk desain pipa leher yang tidak perlun terlalu besar tapi akhirnya dari muffler yang dibuat melebar lur.

Saatnya tes dijalan jangan lupa baca doa lur, putaran mesin saat digeber yang wauww hingga tembus 145kpj saat hanya puteran kebawah menengah wauwww manta blur gassslur, belum atasnya itu bisa tembus hingga 170kpj itu.

Tetap Sehat, Selalu Semangat dalam berkarya

ROSSY MOTOR

JL.Lawu km1, Karanganyar-Solo-Jawa Tengah




Salam hangat tetap sehat dan semangat dalam berimajinasi tentang dunia mesin. Dalam postingan kali ini tips mengenai bore up motor Honda beat 110cc. Motor pabrikan Honda yang gemar disukai kaum hawa yap karna desain yang dinamis dan mini ini banyak para remaja yang tertarik dengan motor ini, sampai-sampai sudah banyak yang menurunkan motor ini di ajang balap.

Bore up beat 145cc, ya banyak mengeluh tentang tenaga pada motor ini, yaiyalah cuma 108cc dibulatkan menjadi 110cc tentu standar pabrik bosku hehe. Riset kali ini menjadikan motor matic mini  imut lucu ini menjadi gahar tapi tetap imut. Dengan membuka block silinder dan melengserkan piston standar spesifikasi mesin pabrikan berdiameter x langkah stroke = 50x55mm ini akan kita ubah piston dengan diameter 55mm bisa pakai milik kaze oversize200, kalau kami pakai piston TDR pendek agar tidak mentok buntut ke krukas nya, dengan stroke standar ketemulah 130,6cc.wuz dah lumayan lah mantabnya.


Pindah ke cranckcase milik Honda beat, big end digeser sejauh 3mm, penambahan langkah total menjadi 6mm stroke up ini membuat torsi tenaga lebih besar saat mesin digeber pada putaran bawah menengah, saat dihitung dengan bore up cc yang dihasilkan menjadi 55 x 61mm = 144cc wauw dengan pembulatan menjadi 145cc , bagi motor ini pastinya sudah menjadikan si imut lebih gahar saat dijalan hehe.

Untuk silinder kopnya porting polish sangat diperlukan, agar saat bahan bakar udara masuk dengan leluasa, dan untuk silinder kop klep standar bawaan dari beat dilengserkan dan diganti klep in28mm dan untuk ex nya diangka 23mm, dengan durasi chamsaft atau noken as nya durasi dibuat 260⁰ dengan klep in membuka di angka 25⁰ sebelum TMA dan menutup ex nya di angka 55⁰ menutup setelah TMB. Dan untuk klep ex nya membuka55⁰ sebelum TMB dan menutup 25⁰ setelah TMA.
Dan untuk rasio kompresi disetting di angka 12,6:1 untuk bisa diisi bahan bakar pertalite tanpa harus pertamax plus lur.

Untuk percampuran bahan bakar dengan udara dipercayakan pada PE28mm dengan settingan sang mekanik yang handal dari ROSSY MOTOR , dan perubahan main jet 140  dan pilot jet di angka 17, yang disetting 2 step besarnya. Karburator ini yang akan mengisi tenega putaran atas tenaga selalu mengisi.

Bagian cvt maupun roller dari standarnya diganti roller racing 9gram, tidak perlu hingga 7 atau 5gram, karna  tenaga putaran bawah menengah sudah mendapatkan torsi yang besar pada kruk as yang digeser 3mm. Dan cvt bisa mengadopsi spek 1.500rpm.

Dengan sektor pengapian didukung CDI BRT powermax dualband  yang akan memberikan percikan bunga api lebih besar untuk membakar habis bahan bakar diruang silinder blok, hingga bisa rpm tinggi tanpa limit dari batasan pabrik.










Tinggal gas lur saat diriset bisa tembus hingga menyentuh 120 kpj dirpm rendah lur . dengan .dipasang knalpot buatan las sendiri yang sudah terpercaya, disetting  freeflow saat digeberpun bb keluar bersih karna adanya dukungan dari  itu sendir.  
Bore up beat harian 145cc

Selalu semangat dalam berinovasi dunia otomotif

ROSSY MOTOR

JL.Lawu km01, Karanganyar-Solo-Jawa Tengah

Oke lur dalam kali ini sebuah motor pabrikan Honda yaitu vario lama atau vario 110, akan dibongkar atau kita operasi mesinnya hehe. Yap vario 110 yang mengandalkan piston berdiameter 50mm x 55mm langkah stroke. Yap dengan spesifikasi segitu mah kapasitas mesin yang didapat hanya 108cc dengan pembulatan 110cc. ya mau gimana lagi emang segitu standar pabriknya. Tapi dengan bore up ini akan menambah kapasitas mesin menjadi 160cc wauw.
bore up vario 160cc
body standar mesin gahar

Yap silinder blok milik vario kita lengserkan pistonnya yang lama dengan piston berdiameter 58mm milik TDR dengan model ceper atau flat. Yang dari standarnya 50mm menjadi 58mm lumayan lah lur buat motor transmisi otomatis ini.


Dibagian cranckcase ini dengan langkah standarnya yang hanya 55mm akan diubah menjadi 61mm, yap dengan cara geser big end sejauh 3mm, naik 3mm dan turun 3mm jadinya 6mm seluruh langkah stroke pada vario ini lur, yang tadinya 55mm ditambahkan 6mm menjadi 61mm, wauw over stroke, itulah mengapa pakai piston yang flat saja sudah cukup untuk mendongkrak tenaga dan torsi yang lebih besar. Disinilah yang awalnya hanya 110cc dengan penambahan bore up piston dan over stroke (58mm dan 61mm) dengan rumus 3,14/4 x (DxD) x L = 161cc

Keterangan:
D= diameter piston
L= panjang langkah piston atau stroke
Ketemulah 161cc atau 160 dibulatkan lur.

Jangan lupa untuk mengganti klep in dan ex nya, karena dari yang awalnya 110cc menjadi 160cc ini membutuhkan pasokan bahan bakar yang lebih deras dan banyak, itulah mengapa klep standar yang hanya 26mm in, 21mm out. Kita ganti dengan klep EE yang in nya 31mm dan out 25mm atau kalau mau yang btidak ekstrem bisa menggunakan klep Honda sonic yang in nya 28mm dan out 24mm, yang terpenting harus diporting dan polish pada head silinder atau kop in ex nya.

Untuk chamsaft ataupun noken as dari motor yang akan menentukan tinggi lift dan durasinya kita pakai milik racing part aftermarket milik CLD, dengan durasi 280⁰ pada noken as untuk mendapatkan putaran atas dengan nafas panjang.



Untuk percampuran udara dan bahan bakar bisa menggunakan karburator PE28mm dengan setting pilot jet dan throttlenya dilakukan dengan akurat atau dilakukan sang mekanik yang sudah paham betul ini lur.

Dalam system pengapian jangan lupa harus diganti yaitu CDI karna diperlukannya percikan dan durasi pembakaran yang maksimal, diandalkan dengan CDI racing, CDI BRT dual band sangat baik karena sudah banyak yang mempercayai cdi ini bahkan untuk road race banyak yang menggunakanya.

bore up vario 160cc
brt

Untuk dalam cvt dipakai angka 1,500rpm untuk mendapatkan tenaga di putaran bawah menengah langsung ngacir saat digeber, dengan kalibrasi ukuran roller dipatok diangka 9gram.
Performa terakhir pada knalpot yah disini, perlu untuk performa gas buang lebih luas saat digeber panjang, agar tarikan makin ngacir dan speed putaran atas maksimal bisa dengan kanlpot bawaan ya tapi dimodifikasi dari pipa leher angsanya dan dibuat freeflow. Makin ngacir lur!! hehe.

Tetap sehat untuk berkarya dunia otomotif!!

#201m

#OtomotifIndonesia

ROSSY MOTOR

JL.Lawu km.01

Karanganyar-Solo-Jawa Tengah


Yap dalam kali ini riset Honda beat fuel injection, bore up beat 150cc, motor baru ko tenaga lemes hehe ya kalo mau lebih ganas ya mau gimana lagi kalo ga bore up atau korek harian ini lur. Dari standarnya mesin transmisi otomatis yang hanya berkapasitas 110cc ini akan dibore up hingga 150cc. wauww yap lansug saja lur.

bore up beat fi 150cc
Bagian dari silinder block pun dibuka dan dilengserkan piston bawaan Honda beat ini dan di kasih milik seher berdiameter 56mm bisa pakai punyanya blitz joy maupun kaze oversize sih,  tapi kita pakai kawahara piston kit, yap liner dan piston standar dilengserkan dan diganti dengan milik kawahara yang pendek ini, dengan perhitungan rumus ketemulah  135ccyap penambahan 25cc lumayanlah tinggal langkahnya. Dengan bentuk dome flat yang tidak menonjol karna kita pakai piston kawahara dengan bentuknya yang pendek serta dapat mengukur kompresi agar tidak terlalu tinggi dan tidak mentok sang klep itu sendiri, jadi gaperlu packing banyak hehe.


Untuk,bore up beat fi 150cc, Bak carankcase pun dibelah dan big end dari motor Honda beat ini langsung digeser sejauh 3mm gausah terlalu jauh malah kejauhan ga sampe-sampe hehe, namanya juga untuk harian kan gausah terlalu extreme hingga 5mm maupun 7mm, sebenernya 2,5mm sudah cukup untuk menghasilkan tenaga yang cukup besar untuk trosi daya dorong motor matic ini lur. Ya tapi nanggunglah 0,5mmnya kasihan gak diajak hehe. Saat dihitung keseluruhan tercapailah angka 142cc dibulatkan di 145cc ini.
Wahhh sudah 145cc masa tidak dinporting tentunya kepala silinder atau kop silinder ini kita porting dong, dengan metode porting polish pada in dan ex nya. Untuk klepnya kita bisa ganti dibagian diganti dengan angka 28mm, dan untuk ex nya bisa memakai 24mm.

Dengan durasi noken as atau chamsaftnya dirubah dibikin durasi 276° dibagian in, dan 275° dibagian ex. Dengan ukuran liftnya dibuat tinggi hanya 8,2mm jangan terlalu tinggi bukan buat trek pendek tapi harian

Dan bagian injector dan throttlenya perlu diganti dengan menggunakan milik vario  125, jadi bahan bakar yang masuk bisa diatur oleh system injeksi dan tetap sesuai dengan ECU, untuk ECUnya perlu dirubah karna sudah dibore dan stroke up ini lur. Dengan Daytona pro ECU ini bisa kita pilih settingan  tampilan grafik yang jelas,dengan fittur lengkap sperti fuel base map, ignition timming, dan acceleration, deceleration,injector timming dan lainnya, dengan finishing pada ECU ini bisa memberi ekstra 2-3dk, wuihh mantab dah nih motor ntar hehe. Dengan sensor afr yang menera campuran udara dan bahan bakar ini tinggal atur map target sesuai yang diinginkan lur.Dan disektor cvt ini masih mempertahankan orisinl bawaan pabrik, hanya saja penggantian roller menjadi enteng yakni di 9gram dengan 6buah.


Dan jangan lupa tes ridding yap lur, saat di tes pun hasil yang cukup lumayan untuk motor matic ini dengan dyno test 13.62hp pada rpm 7200rpm, trosi maksimum di angka 14.44nm puutaran mesin 6500rpm wauwww, dan bisa tembus saat ditrek lurus hingga 125kpj wauww ,gas lurr hehe masih bisa naik lagi dengan nafas yang diatur terus mengisi supaya torsi tenaga besar cepat diraih hingga 135kpjlah.
Untuk sektor exhaust atau pembuangan bisa pakai knalpot  freeflow, kita pakai creampie yang disetting ulang menjadi freeflow lebih mantab.


#beatindonesia

#201m

Tetap Sehat, Tetap Semangat


ROSSY MOTOR

JL.Lawu km.1 Karanganyar-Solo-Jawa Tengah










Sehat selalu untuk berkarya dalam hal modifikasi maupun riset mesin dalam dunia otomotif di Indonesia. Oke lur dalam artikel kali ini kita membahas motor Produk Terbaru yaitu Vario 150 esp yang akan dioperasi dan dibelah bagian mesinnya haha tepatnya ingin dibore up, agar tenaga aga terisi sedikit lur hehe

Standarnya aja dapur pacu vario ini hanya mampu memuntahkan 8,74 hp/8.600 rpm dan torsinya 8,2 Nm/6.500rpm. setelah volume silinder dibengkakkan menjadi 175cc naik jadi 10,54 hp/7.800 rpm. Sedangkan dengan torsi jadi 12,3 Nm/5.000 rpm, wah pastinya saat melaju dijalanan menjadi ngacir.


paket bore up Vario

Dengan naiknya 2hp pada motor Honda Vario150 ini bukan hanya bore up saja, sebelum itu piston yang digunakan pada vario150 ini untuk menaikkan volume silinder jadi 175cc ini menggunakan piston SRP, dengan diameter piston 62mm tipe forging. Dari kontruksinya piston flat ini jarak mendem antara piston saat di posisi titik mati atas (TMA) yang suadah terpasang packing kop atau silinder head ini dan bloknya, terukur 2mm, yang pastinya menghasilkan rasio kompresi sebesar 11:1.



cvt vario

Rasio yang sebegitu cukup untuk motor matic. Dengan paket bore up yang tidak terlalu ekstrem ini adalah motornya buat harian hanya dibikin ngacir dikit in lur.. hehe. Bisalah diperbesar lagi piston untuk menaikkan volume sillinder menjadi 200cc tapi agak beresiko untuk diajalanan sebagai harian kan udah termasuk ekstrem buat mtor bebek matic ini lur hehe. Yang penting dengan keakuratan perhitungan dan juga kematangan sang mekanik saat mengkreasikan mesin yang ada dihadapannya.

Untuk kustom chamsaft pun durasinya dibikin 260° untuk klep in vario 150 ini. Perhitungan chamsaft atau noken as ini pun dibikin isap saat 27° sebelum TMA dan menutup 53° di TMB. Sedangkan dengan durasi noken as ex dipatok 264°, dan membuka saat 55° sebelum TMB dan menutup 29° setlah TMA. LSA-nya, berada di 103°. Tinggi angkatan saat putaran bawah nya hanya naik 0.8mm dari standarnya, Perhitungan tersebut diutarakan oleh mekanik sang bengkel Rossy Motor yang sedang menggarap motor Honda vario 150 menjadi 175cc ini.


Vario 150 esp

Sistem injek daripada Honda vario ini , sang mekanik menggunakan ECU atau piggyback untuk Honda vario ini, melainkan hanya upgradre injector menggunakan keluaran SRP untuk Yamaha V-Ixion. Karna V-Ixion ini mempunyai daya semprotan yang cukup lumayan dengan 200 c/menit. Jangan lupa soketnya harus juga punyanya V-Ixion karena beda dengan vario.

Saat dites pun si Honda vario ini mampu menyentuh di angka 155km/h dengan trek lurus dan gas hanya setengah wahh tambah lagi bisa lah dengan knalpot racing dan porting polesh bagian kepala silinder haha, segitu aja sudah bisa membuat bulu kudu merinding.

Thanks untuk support selalu Otomotif Indonesia
Salam 201m